Warta Jember

 
 
 
 
 
 
Anda membaca : Peristiwa Macan Kumbang Akhirnya Ditembak Mati

Macan Kumbang Akhirnya Ditembak Mati

Belasan timah panas yang ditembakkan petugas akhirnya mengakhiri hidup binatang buas tersebut. (yn/wartajember)Lumajang/wartajember.com – Selesai sudah petualangan dan teror si macan Kumbang di Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, Rabu (02/10/13). Belasan timah panas yang ditembakkan petugas akhirnya mengakhiri hidup binatang buas tersebut dengan cara yang mengenaskan.

Intruksi tembak mati dari hasil koordinasi antara Kapolres Lumajang, AKBP Singgamata yang dengan Dandim 0821 Lumajang, Letkol Kav Akhyari di lokasi kejadian  akhirnya dijalankan setelah jatuhnya tiga korban akibat terkaman si kumbang. Bahkan hingga sore sekitar pukul 14.00 WIB, upaya tim penjinak melumpuhkan dengan cara tembak bius, juga menjebak si kumbang dengan jaring dan kotak perangkap dari TSI masih belum berhasil.

“Jangan ambil resiko, tembak,” tegas Kapolres senada memberi instruksi pada anggotanya setelah satu anggotanya dan dua petugas penjinak terkena terkaman macan kumbang.

Atas instruksi itu, petugas sniper segera bersiaga. Sementara petugas yang lain mensterilkan sekitar lokasi dan memancing si kumbang dengan ayam agar keluar dari persembunyiannya. Beberapa saat kemudian, petugas mengeluarkan sekitar tiga kali tembakan agar hewan buas itu keluar. Namun, tembakan itu tidak membuat hewan ini takut.

Baru beberapa menit kemudian, ketika hewan ini keluar kamar, empat kali tembakan sniper mengarah ketubuh binatang bertaring dan hitam pekat tersebut. Nyatanya, empat peluru masih belum mampu membuatnya lumpuh.

Hingga pada tembakan sniper yang ke sembilan lah, macan kumbang itu akhirnya terkapar. Dengan demikian, total ada 13 kali tembakan yang diarahkan pada hewan buas ini hingga akhirnya tewas.

Setelah dipastikan tewas, bangkai si macan kumbang ini langsung dimasukkan ke dalam kotak yang disediakan TSI. Secepat itu pula, petugas langsung membawanya pergi dari lokasi kejadian untuk menghindari kerumunan ribuan warga yang hendak melihat.

Diinformasikan, bangkai macan akan dibawa di laboratorium Taman Safari Indonesia untuk dilakukan otopsi dan pengawetan. (yn)