Warta Jember

 
 
 
 
 
 
Anda membaca : Peristiwa Goyang Istri Orang, Sipil Polsek Gumukmas Digrebek

Goyang Istri Orang, Sipil Polsek Gumukmas Digrebek

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Kencong. (yn/wj.com)wartajember.com - JM (51), warga Dusun Ampeldento, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas dan MUD (47), warga Dusun Krajan A, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong akhirnya digrebek warga setelah ketangkap basah sedang main ‘kuda lumping’ yang memicu adrenalin di rumah MUD pada Rabu sekitar pukul 21.30 WIB.

Data yang berhasil didapat, JM tak lain adalah pegawai sipil Polsek Gumukmas yang sudah beranak dan beristri. Sementara MUD adalah istri dari Sukirno, mantan pegawai PTP Semboro yang sekarang ada di Kalimantan, di penambangan batubara. MUD ditinggal merantau oleh suaminya, dan tinggal bersama anak-anak dan orang tuanya.

Pasangan selingkuh yang sudah ketempelan ‘setan burik’ ini, sebelumnya sudah sering diperingatkan oleh warga setempat. Namun karena tidak diindahkan, warga akhirnya jengkel hingga terjadi penggrebekan. “Warga sudah tahu hubungan ini. Bahkan sudah mengingatkan agar tidak berbuat di lingkungan sini,” kata Suyadi warga setempat.

Saat digrebek, JM ditemukan warga cuma memakai kaos kotang dan sarung di salah satu kamar yang tidak ada lampunya. “Menutupi dirinya dengan karpet,” kata Riyanto Kasun Krajan A Desa Wonorejo. Sementara MUD saat warga masuk cuma memakai kaos oblong dan daster.

Dikatakan juga oleh Riyanto, pukul 21.30 wib warga mendatangi rumah MUD dan mengetuk pintu rumahnya. Akhirnya dibukakan oleh MUD, dan warga mencari JM hingga ditemukan bersembunyi di dalam kamar lainnya dengan keadaan memakai sarung dan kaos kotang saja.

Tak lama anggota Polsek Kencong datang setelah mendapat laporan dari warga yang lain. Keduanya akhirnya dibawa ke Mapolsek Kencong untuk proses kelanjutannya. Seperti disampaikan Aiptu Slamet petugas jaga semalam, bahwa pihaknya telah mengamankan seorang PNS Polsek Gumukmas yang sedang bermain cinta di rumah perempuan bersuami di Dusun Krajan A, Desa Wonorejo yang sebelumnya sudah digrebek warga lingkungan tersebut.

Bersamaan dengan itu, diamankan juga barang bukti berupa dua celana dalam pasangan selingkuh, sarung yang diketahui banyak bercak air mani dan sprei sebagai alas tempat tidur.

Di hadapan petugas, MUD sempat mengakui bahwa JM sudah berkali-kali datang kerumahnya. Bahkan sudah kenal dengan Sukirno suaminya. Namun kedatangan JM pada malam sebelum digrebek warga, JM sedang pinjam uang senialai Rp 700 ribu. Namun hal itu dilanjutkan dengan main ‘kuda lumping’ yang belum pernah dimainkan semasa kecil mereka.

Dengan jelas MUD menceritakan, bahwa permainan itu sempat dimainkan di ruang tamu sambil lihat acara di televisi, dilanjutkan ke dalam kamar yang akhirnya digrebek  warga. Hal tersebut disampaikan MUD dengan menutupi wajahnya menggunakan kertas dan Koran.

Kapolsek Kencong AKP Ma’ruf, membenarkan bahwa pihak telah mengamankan sepasang pelaku perselingkuhan yang sebelumnya diamankan oleh warga. “Ini adalah delik aduan, kalau memang akan dilanjutkan ya monggo-monggo saja. Dalam hal ini, polisi hanya sebagai penjembatan saja,” kata Ma’ruf ketika dihubungi.

Namun dalam perjalanannya, kasus ini menurut Ma’ruf sempat terselesaikan secara kekeluargaan. Dengan pertimbangan diserahkan semuanya kepada anak-anaknya, Sukirno mengaku pasrah akan kejadian semalam.

Sementara pihak desa, dalam hal ini Desa Wonorejo, membebankan sanksi pasir 20 truk, dengan 15 truk kepada JM dan 5 truk kepada MUD. Sanksi inipun,  diharapkan sesegera mungkin diselesaikan oleh pasangan selingkuh.